Postingan

Tembok Utara Roboh, JUPEL Lakukan Penataan Awal Situs Panjilaras dan Harapkan Rehabilitasi Pemerintah

Gambar
Kondisi pagar sisi utara Situs Panjilaras yang roboh dan rawan setelah terdampak cuaca ekstrem. Sampang, Koran Merah Putih News — Upaya pembersihan dan penataan awal di Situs Panjilaras mulai menunjukkan hasil. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (21/01/2026), kawasan situs tampak lebih rapi dan tertata setelah dilakukan pembenahan oleh dua juru pelihara (JUPEL), yakni Bapak Fauzan dan Ibu Munamah . Kejadian bermula saat Bapak Fauzan melakukan kontrol rutin lokasi pada Selasa sore (20/01/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat berada di area situs, ia mendengar suara robohnya dinding pagar di sisi utara. Setelah dicek, diketahui kondisi tembok pagar sudah lama goyah dan sebagian runtuh. JUPEL Fauzan dan Munamah bergotong royong membersihkan sisa pagar roboh di area situs. ...

Momentum Hari Jadi ke-402, Bupati Sampang Pimpin Ziarah ke Makam Rato Ebhu

Gambar
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama Wakil Bupati, unsur Forkopimda, dan tokoh masyarakat saat mengikuti ziarah di Situs Makam Rato Ebhu dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-402 Kabupaten Sampang. (Foto: Istimewa) Sampang, Koran Merah Putih News — Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar ziarah ke Situs Makam Rato Ebhu sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-402 Kabupaten Sampang, Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan terhadap leluhur sekaligus refleksi nilai sejarah daerah. Ziarah dipimpin langsung Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama Wakil Bupati H. Ahmad Mahfudz , serta diikuti unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, tokoh ulama, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), dan masyarakat. Prosesi berlangsung khidmat dengan tabur bunga dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terhadap Rato Ebhu yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah ...

DPW Komando HAM Kepri Resmi Terdaftar, Tegaskan Peran Pengawalan Hak Masyarakat

Gambar
  Organisasi HAM menegaskan komitmen pengawalan keadilan dan perlindungan hak warga di Kepulauan Riau Tanjungpinang — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Komando HAM Kepulauan Riau mendatangi Kantor Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau. Kunjungan tersebut ditandai dengan agenda pendaftaran DPW Komando HAM Kepri sebagai organisasi kemasyarakatan yang resmi terdaftar di tingkat provinsi, Senin (19/1/2026). Ketua DPW Komando HAM Kepri, H.S Dotulong, S.H., M.H., kepada media menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan selalu bersinergi dengan pemerintah sebagai bagian dari kontrol sosial serta penegakan aturan di lingkungan masyarakat. Disamping itu, Komando HAM Kepri menegaskan komitmennya untuk membela masyarakat Kepulauan Riau yang mengalami ketidakadilan, ketidakpastian hukum, maupun dampak sosial lainnya. “Komando HAM berkomitmen akan selalu siap membela masyarakat sesuai visi dan misi serta AD/ART organisasi,” tegas H.S Dotulong. Baca juga: ...

Dinas PUPR Aceh Dinilai Lamban Tangani Pascabencana, Jalur Blangkejeren–Aceh Timur Masih Terisolasi

Gambar
Kondisi jalan provinsi Blangkejeren–Aceh Timur yang terputus akibat longsor. (Foto: Istimewa) Gayo Lues, Koran Merah Putih News — Akses jalan provinsi Blangkejeren–Aceh Timur hingga kini masih terputus akibat longsor yang terjadi sejak 28 November 2025. Kondisi tersebut memicu keluhan warga Desa Pining, Kabupaten Gayo Lues, yang menilai penanganan pascabencana oleh Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berjalan lamban, Jumat (17/01/2026). Warga bahkan mendesak agar pengelolaan ruas jalan tersebut dialihkan menjadi jalan nasional apabila pemerintah provinsi dinilai tidak mampu melakukan penanganan secara cepat dan berkelanjutan. “Kalau memang tidak sanggup merawat jalan ini, lebih baik diserahkan menjadi jalan nasional. Jangan masyarakat terus menjadi korban,” ujar Mahlul, warga Desa Pining. Material longsor berupa tanah dan batu masih menutup badan jalan. (Foto: Istimewa) Longsor yang belum terta...

Diduga Dijual di Atas HET, Harga Beras Bulog di Gayo Lues Dikeluhkan Warga

Gambar
Tampak depan Kantor Bulog di wilayah Gayo Lues.  Gayo Lues, Koran Merah Putih News — Dugaan penjualan beras Bulog di atas harga kesepakatan dan indikasi praktik distribusi tidak sehat mencuat di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Sejumlah warga mengeluhkan harga beras Bulog yang dijual di salah satu toko di Kecamatan Blangkejeren, diduga mencapai Rp75.000 per kemasan 5 kilogram, jauh di atas harga yang telah ditetapkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga jual beras Bulog seharusnya berada di kisaran Rp65.000 per 5 kilogram. Ketentuan tersebut merujuk pada kesepakatan distribusi yang memberikan toleransi harga bagi mitra penyalur guna menutup biaya operasional dan memperoleh margin keuntungan yang wajar. Namun di lapangan, harga yang beredar dinilai telah melampaui batas kewajaran dan Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga memicu keresahan masyarakat. “Kami heran kenapa bisa dijual sampai Rp75 ribu. Selisihnya jauh dari harga yang ditetapkan. Kala...

Mahasiswa Soroti SPM Rp24,6 Miliar Belum Dibayar, Desak Evaluasi Tata Kelola Keuangan Gayo Lues

Gambar
Mahasiswa menyoroti persoalan SPM yang belum dibayarkan di Gayo Lues. (Foto: Istimewa) Gayo Lues, Koran Merah Putih News — Persoalan tata kelola keuangan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues kembali menjadi perhatian publik. Kalangan mahasiswa menyoroti informasi belum dibayarkannya Surat Perintah Membayar (SPM) dengan total nilai sekitar Rp24,6 miliar pada Tahun Anggaran 2025, yang dinilai berdampak langsung terhadap aparatur sipil negara (ASN), rekanan, serta perekonomian lokal. Baca juga: Rp7,8 Triliun Usulan R3P Pemkab Gayo Lues untuk Pemulihan Pascabencana Ketua BEM Universitas Syiah Kuala (USK) PSDKU Gayo Lues, Indra Syahputra , menyampaikan bahwa SPM yang telah diterbitkan seharusnya menjadi jaminan kepastian pembayaran atas belanja daerah yang telah melalui proses verifikasi administratif dan hukum. “SPM bukan sekadar dokumen administrasi. Ia merupakan perintah resmi negara untuk melakukan pembayaran. Ketika SPM diterbi...

Mahasiswa Sampang Soroti Pupuk di Atas HET dan Dugaan Hilangnya Hand Traktor Aset Negara

Gambar
Suasana pengamanan aksi mahasiswa di Sampang yang menyampaikan aspirasi terkait sektor pertanian. (Foto: Istimewa) Sampang, koranmerahputihnews.com — Aliansi mahasiswa bersama masyarakat Kabupaten Sampang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Sampang, Selasa (13/01/2026). Aksi tersebut menyoroti maraknya penjualan pupuk bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) serta dugaan hilangnya aset negara berupa mesin hand traktor yang hingga kini belum mendapat penjelasan terbuka. Pantauan di lokasi, puluhan mahasiswa mengenakan caping petani sebagai simbol solidaritas terhadap nasib petani kecil. Massa aksi membawa dokumen tuntutan dan berupaya menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pihak Dinas Pertanian. Aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat dengan membentuk barikade di pintu masuk kantor guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. ...