Kirab Dan Tradisi Rutin Setiap Tahun.
Kirab dan tradisi Rutin setiap tahun di gelar saat hari lahir nya ngawi,Acara Ini di adakan di alun² Ngawi dan Posko IKN Kortoyono Polres Ngawi.Kirab pusaka merupakan penjemputan Pusaka di Pendopo Ngawi Purba dan dibawa kembali ke Pendopo Widya Graha untuk dilakukan jamasan pusaka.
Hal ini dilakukan sebagaimana wujud menghargai peninggalan karya seni budaya leluhur nenek moyang.
Pusaka yang Dikarak Pusaka yang dikirabkan antara lain Tombak Kiai Singkir beserta Songsong Agung Tunggul Warono, serta Pusaka Tombak Kiai Songgo Langit beserta Songsong Agung Tunggul Wulung. Setiap pusaka memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi bagi masyarakat Ngawi.
Rute kirab pusaka dimulai dari Pendopo Widya Graha sebagai titik start, melalui jalan tengah Alun-alun Merdeka, Jalan Yos Sudarso, Perempatan Kartonyono, hingga berakhir di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi. Kemeriahan Acara Acara kirab pusaka ini dimeriahkan oleh Drumband Akademi Angkatan Laut "Genderang Seruling Gita Jala Taruna". Penampilan drumband ini menambah semarak suasana dan menarik antusias warga Kabupaten Ngawi yang menyaksikan di sepanjang rute kirab.
Acara ini mendapatkan sambutan yang meriah darinya warga Kabupaten Ngawi. Ratusan warga tumpah ruah di sepanjang rute kirab untuk menyaksikan pusaka-pusaka kebanggaan mereka dan ikut serta dalam perayaan yang penuh makna ini. Dengan berbagai rangkaian acara yang telah dipersiapkan, peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi yang ke-666 ini diharapkan dapat mempererat rasa persatuan dan kebanggaan warga Ngawi terhadap warisan budaya mereka.
Narasumber : Rika Sukiswantari,S.H.,M.H.,M.A.Hum.